[Review Drama Korea] Mad Dog - Misteri di Balik Jatuhnya Pesawat JH801

Agustus 03, 2018 0 Comments A+ a-


Akhirnya perjuangan Kim Minjoon untuk membersihkan nama baik sang kakak yang di tuduh sebagai dalang dalam aksi kecelakaan pesawat Juhan Air 801 berakhir sudah. Nggak ada lagi momen Kim Minjoon - Jang Hari, kompaknya tim Mad Dog dalam menyelesaikan kasus,  ataupun Jo Hyunki yang ngeselinnya minta di lempar asbak

Ya, drama yang mengambil tema kejahatan asuransi ini baru saja selesai tayang di KBS dengan rating yang lumayan memuaskan. Hal ini menandakan kalau drama yang di bintangi Woo Dohwan dan Yoo Jitae ini sukses di terima oleh para pecinta drama Korea, termasuk gue.

Baca juga : [Review Drama Korea] Hello Monster, I Remember

Choi Kangwoo (Yoo Jitae) awalnya merupakan seorang penyidik di sebuah perusahaan asuransi Taeyang grup. Dia dikenal sebagai seseorang yang mempunyai rasa keadilan yang tinggi. Namun karena kasus kematian keluarganya dalam penerbangan Juhan 801, Kangwoo keluar dari perusahaan Taeyang dan membentuk sebuah kantor detektif swasta.

Bersama Jang Hari, Oh Nori, dan Park Soonjung, Kangwoo mendirikan Mad Dog dengan tujuan untuk menyelesaikan kasus-kasus penipuan asuransi yang di nilai janggal dan jauh dari kata keadilan.

Akan tetapi suatu ketika datang seorang penipu bernama Kim Minjoon yang ingin mengambil alih Mad Dog. Terungkap kemudian kalau dia adalah adik dari pilot penerbangan JH801 yang membuat istri dan anak Choi Kangwoo meninggal.

Meskipun berawal dengan rasa curiga dan tak percaya, namun akhirnya Mad Dog dan Kim Minjoon mampu bekerja sama untuk melawan Asuransi Taeyang dan Juhan Air yang dinilai sebagai orang-orang di balik kecelakan pesawat JH801.

Sejujurnya gue agak bosen dengan drama yang temanya detektif-detektifan gini. Tapi drama ini lumayan menarik perhatian karena mengambil tema penipuan asuransi. Tema yang menurut gue cukup baru di dunia perKDramaan.

kim minjoon woo dohwan

review-drama-korea-mad-dog

Seperti pada drama bertema crime umumnya, Mad Dog menyajikan adu strategi antara pihak protagonis dan antagonis. Siapa yang lebih cerdik dan licik maka dialah yang menang.

Jalan cerita dengan gaya khas ala drama bergenre crime yang saling jebak menjebak ini membuat Mad Dog menjadi drama yang mudah di tebak, namun sekaligus membuat yang menontonnya jadi greget.

Untung saja akting para pemainnya menyelamatkan kekurangan dalam drama ini. Woo Dohwan dinilai berhasil memerankan karakter Kim Minjoon, aktingnya yang apik dan chemistrinya dengan Jang Hari membuat rasa tersendiri untuk drama ini.

Meskipun dia adalah aktor pendatang baru, ia membuktikan bisa berakting dengan baik siapapun lawan mainnya.

Selain Woo Dohwan, Ryu Hwayoung juga berakting dengan baik di drama ini. Gue suka karakter Jang Hari yang di perankannya, meskipun karakternya terkesan menjadi sosok yang kuat tapi tetep ia punya sisi manis seorang khas seorang wanita. Terutama kalau sudah berhadapan dengan Kim Minjoon pasti deh sifat tsunderenya kumat.

Jika harus mengeyampingkan skandal-skandalnya di kehidupan nyata, harus gue akui kalau Hwayoung ini termasuk salah satu idol-aktris yang aktingnya paling bagus. /Dan di dukung dengan bodi yang semok/ XD

ryu hwayoung

Kalau Yoo Jitae sih enggak usah diraguin lagi aktingnya, meskipun gue kadang kesel karena karakter Kangwoo ini sering banget galau dan terkesan gagal move on dari keluarganya yang sudah meninggal. Bisa di bilang Choi Kangwoo adalah karakter yang paling emosional di drama ini.

Untuk akting para pemeran pendukungnya pun nggak kalah bagus, beberapa di antaranya bahkan sudah sering wara-wiri di drakor-drakor lainnya. Terkadang kita lebih sering melihat para pemain pendukung ini di banding dengan para pemeran utamanya.

Untuk karakter terngeselin jatuh ke tangan Jo Hyunki dan Ketua Cha. Karakter Jo Hyunki yang selalu berpura-pura bodoh namun jahat ini berhasil membuat penonton jadi ikutan kesel.

Kasihan Cha Hongjoo yang harus berurusan dengan Jo Hyunki. Padahal sebenernya karakter Hongjoo ini awalnya sebagai orang baik, namun karena terjebak lingkaran setan Jo Hyunki dan Ayahnya, dia jadi terpaksa mengambil jalan yang sesat.

Terlebih ketika cinta bertepuk sebelah tangannya pada Kangwoo tak terbalas. Makin kesel deh Hongjoo sama Kangwoo dan Mad Dog. Orang kalau sudah patah hati emang nyeremin sih hehehe

review-drama-korea-mad-dog
Umur boleh tua, yang penting muka anak SMA

[Baca Juga :
[Review K-Movie] Sanctuary by Got7

Berbanding terbalik dengan kisah cinta Cha Hongjoo yang enggak di notice sama gebetannya, kisah cinta Kim Minjoon dan Jang Hari malah membuat para penonton menjadi greget saking gemesnya.

Emang sih enggak banyak adegan romansa antara keduanya mengingat Mad Dog bukanlah drama bergenre romance. Adegan-adegan romantis pun tak banyak, tapi sekali Kim Minjoon ngegombalin Jang Hari, beuh, pada bikin baper pasti.

Gue sendiri mendukung penuh hubungan Kim Minjoon dan Jang Hari. Mereka tampak manis dan serasi. Keduanya pandai membuat chemisry, gue harap suatu saat nanti mereka di pertemukan kembali dalam sebuah drama romcom.

Oh ya, ngomong-ngomong kalian ngerasa enggak kalau Woo Doohwan ini mirip sama Seo Kangjoon, tapi versi lebih manly. Sementara Hwayoung sekilas mirip Park Shinhye tapi versi semok. Bagaimana menurut kalian? hehehe

woo dohwan ryu hwayoung

Menurut gue drama ini layak banget buat di tonton oleh kalian wahai para pecinta KDrama. Gue yang jarang ngikutin drama on going saja bela-belain nungguin ini drama setiap minggunya. Padahal biasanya kalau drama on going yang gue ikutin enggak rame, gue enggak segan-segan buat berhenti di tengah jalan.

Tapi drama Mad Dog ini membuat gue penasaran di setiap episodenya. Memang di episode pertengahan alurnya mulai terasa membosankan karena lebih fokus ke kasus utama, enggak seperti di awal-awal episode yang kasusnya lebih beragam.

Apalagi endingnya yang entah kenapa gue merasa kurang sreg. Kaya di paksain tamat gitu. Rasanya 15 episode pertama yang gue tonton itu jadi percuma karena endingnya yang yahh gitu deh hehehe

Namun begitu, semua kekurangan itu tidak membuat antusiasme gue terhadap drama ini jadi berkurang. Boleh di katakan Mad Dog menjadi drama terbaik untuk menjadi penutup tahu 2017 ini. Ahh, drama OCN Black juga sama kerennya kok, entar gue bikin reviewnya sekalian.

... Kalau sempet tapinya. XD

Kesimpulannya, akting para pemerannya yang bagus dan tanpa celah, serta setting cerita tentang lika-liku dunia perasuransian yang menarik untuk di ikuti membuat drama Mad Dog ini layak untuk di tonton oleh kalian para kids jaman now maupun kids jaman old.

Tapi mengingat kids jaman now biasanya bosenan, terutama karena di drama ini banyak istilah-istilah dunia asuransi yang asing, gue sih enggak terlalu menyarankan. Tapi kalau kalian ngerasa fine-fine saja, yo wess kalian musti nonton ini drama.

itung-itung cari hiburan sekaligus dapet ilmu baru. Yah, siapa tahu suatu saat nanti kalian jadi pegawai asuransi jiwa.

Atau malah menjadi pelaku penipuan asuransinya? amit-amit jabang baby deh hehehe